|
Pembangkit Listrik Hibrida Tiga Sumber di Rote Ndao |
|
Written by Administrator
|
|
05,Sep-2007 |
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah berencana membangun sebuah pembangkit listrik hibrida bertenaga sinar matahari, angin, dan minyak nabati dari biji kesambi. Sebuah lokasi sudah ditetapkan di Desan Nembrala, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.
“Rencananya Oktober ini pembangunan sudah bisa dimulai,” kata Asisten Deputi Urusan Perkembangan Rekayasa, Deputi Bidang Perkembangan Riptek di Kementerian Riset dan Teknologi, Agus Rusyana Hoetman, tadi siang.
Agus yang bersama Richard Mengko—pakar teknologi informasi yang juga staf ahli Menteri Ristek—mendampingi Carunia Mulya Firdausy menerangkan berbagai anugrah dan lomba untuk merayakan Hari Kebangkitan Tekniologi Nasional XII, menerangkan, pembangkit hibrida itu sebagai bagian dari pembangunan desa mandiri energi. “Pembangkit akan menyuplai listrik ke pemukiman setempat dan kepentingan wisata di Pantai Nembrala,” katanya.
Dalam cetak biru yang sudah disusun, tenaga matahari akan menyumbang 58 kilo Watt peak, angin membangkitkan listrik 40 kilo watt, sedang biodiesel menyalurkan 135 kVA. Agus optimistis pembangkit itu bisa bekerja karena, “Saya sudah berpengalaman untuk pembangkit listrik hibrida dari dua sumber di daerah-daerah lain di Indonesia.”(Sumber : wuragil, www.tempointeraktif.com, Rabu, 30 Mei 2007) |