EAS, pilihan tepat untuk saving energy di AAEnergy

By aae • May 3rd, 2008 • Category: berita

Hampir semua orang setiap hari menggunakan peralatan yang menggunakan energi listrik, namun tidak semua orang mengetahui atau memperhatikan seberapa besar energi listrik (kWh) yang mereka pergunakan setiap bulannya. Bagi kebanyakan orang yang terpenting adalah seberapa besar (dalam rupiah) yang harus mereka bayar setiap bulannya.

Sebagian orang, baik sadar atau tidak mereka beranggapan bahwa yang terpenting setiap menggunakan peralatan listrik semua bisa langsung dinikmati, mereka lebih mengutamakan manfaat tanpa memperhitungkan cost yang akan mereka habiskan. Bahkan akibat budaya konsumtif atas energi listrik yang tidak terkontrol tersebut mengakibatkan dibeberapa daerah terjadi pemadaman secara bergilir yang disebabkan pasokan energi listrik dari pembangkit mengalami defisit, walaupun faktor penyebabnya bukan itu saja

Sebenarnya kita bisa memperhitungkan dan mengendalikan seberapa besar penggunaan energi listrik yang kita gunakan. Berikut beberapa data real yang didapatkan dari pengukuran langsung pada peralatan elektronik yang digunakan di kantor PT. Artho Ageng Energi, yang bisa digunakan sebagai referensi pemakaian energi listrik dan biaya yang dikeluarkan dalam penggunaan peralatan listrik dikeseharian kita dikantor. Data diasumsikan biaya per peralatan per hari.

No Peralatan Daya (Watt) Energi (kWh) Jam kerja Biaya (Rupiah)
1 Komputer (PC) 88 0.088 8 383
2 Notebook 66 0.066 8 287
3 Lampu Penerangan 79.2 0.0792 8 345
4 Mesin Fotokopi 1126.4 1.1264 8 4911
5 AC 1832 1.832 8 7987
6 Printer 26.4 0.0264 8 115

*) Harga rupiah per kWh disesuaikan dengan TDL dan bisa di lihat di www.pln.co.id (ikWh = Rp 545;)


EAS, pilihan tepat untuk saving energy di AAEnergy

By admin • May 3rd, 2008 • Category: Berita

easduaHampir semua orang setiap hari menggunakan peralatan yang menggunakan energi listrik, namun tidak semua orang mengetahui atau memperhatikan seberapa besar energi listrik (kWh) yang mereka pergunakan setiap bulannya. Bagi kebanyakan orang yang terpenting adalah seberapa besar (dalam rupiah) yang harus mereka bayar setiap bulannya.

Sebagian orang, baik sadar atau tidak mereka beranggapan bahwa yang terpenting setiap menggunakan peralatan listrik semua bisa langsung dinikmati, mereka lebih mengutamakan manfaat tanpa memperhitungkan cost yang akan mereka habiskan. Bahkan akibat budaya konsumtif atas energi listrik yang tidak terkontrol tersebut mengakibatkan dibeberapa daerah terjadi pemadaman secara bergilir yang disebabkan pasokan energi listrik dari pembangkit mengalami defisit, walaupun faktor penyebabnya bukan itu saja

Sebenarnya kita bisa memperhitungkan dan mengendalikan seberapa besar penggunaan energi listrik yang kita gunakan. Berikut beberapa data real yang didapatkan dari pengukuran langsung pada peralatan elektronik yang digunakan di kantor PT. Artho Ageng Energi, yang bisa digunakan sebagai referensi pemakaian energi listrik dan biaya yang dikeluarkan dalam penggunaan peralatan listrik dikeseharian kita dikantor. Data diasumsikan biaya per peralatan per hari.

No Peralatan Daya (Watt) Energi (kWh) Jam kerja Biaya (Rupiah)
1 Komputer (PC) 88 0.088 8 383
2 Notebook 66 0.066 8 287
3 Lampu Penerangan 79.2 0.0792 8 345
4 Mesin Fotokopi 1126.4 1.1264 8 4911
5 AC 1832 1.832 8 7987
6 Printer 26.4 0.0264 8 115

*) Harga rupiah per kWh disesuaikan dengan TDL dan bisa di lihat di www.pln.co.id (ikWh = Rp 545;)

Dari beberapa data diatas, kita bisa perhitungkan berapa total biaya yang harus kita bayar setiap bulan. Semisal ditentukan dalam sehari kita bekerja rata-rata selama 8 jam selama 26 hari setiap bulan. Dengan waktu tersebut kita asumsikan peralatan kita menyala sesuai jam kerja tersebut selama 1 bulan.

Energi listrik (kWh) x lama nyala (jam) x Harga kWh (Rp/kWh) x 26 (hari) = Biaya tiap bulan tiap peralatan listrik. Misalnya penggunaan sebuah komputer( PC) dalam sehari (8 jam) menyerap energi sebesar 0,088 kWh x 8 jam x Rp. 545,00 x 26 = Rp. 23.125,00 per komputer (PC) per bulan. Begitupun lampu penerangan dan peralatan lainnya yang digunakan dalam kantor.

Namun masalahnya, disaat kita sedang istirahat, sebelum kerja dan sepulang kerja maupun saat kita libur kerja terkadang kita terlupa untuk mematikan beberapa peralatan listrik yang tidak kita gunakan dikantor, karena hal tersebut salah satu penyebab pemborosan penggunaan energi listrik. Bahkan disaat kita telah mematikan (turn off) peralatan listrik, namun posisi steker masih terhubung distop kontak atau sumber listrik, maka di saat itu pula peralatan listrik masih bisa menyerap energi listrik. Bayangkan di saat kita sedang mendapatkan libur panjang, atau sepulang kerja, berapa energi listrik yang sudah terbuang sia-sia karena kurangnya kedisiplinan kita dalam pemanfaatan energi listrik.

No Peralatan Penyerapan

Daya (Watt)

Energi (kWh) Perhari

(kWh)

Biaya (Rupiah)
1 Komputer (PC) 39.6 0.0396 0.9504 518
2 Notebook 50.6 0.0506 1.2144 662
3 UPS 19.8 0.0198 0.4752 259
4 Mesin Fotokopi 44 0.044 1.056 575
5 Dispencer 13.2 0.0132 0.3168 173
6 Printer 22 0.022 0.528 288

*) Harga rupiah per kWh disesuaikan dengan TDL dan bisa di lihat di www.pln.co.id (ikWh = Rp 545;)

Oleh karena itu, AAEnergy menyikapinya dengan menerapkan EAS (Energy Automation System) dalam rangka saving energy untuk mengendalikan dan mengontrol pemanfaatan energi listrik di kantor PT. Artho Ageng Energi agar dapat efektif dan optimal. Karena dengan EAS AAEnergy dapat mengontrol dan menjadwalkan kapan peralatan listrik tersebut harus on atau off disetiap peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan. EAS juga dapat memisahkan peralatan listrik dengan tegangan yang berasal dari sumber listrik dari panel utama, hal ini maksudkan salah satunya untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan semisal kebakaran yang disebabkan oleh arus listrik diluar jam kantor.

Dengan web based, EAS dapat dikontrol dimanapun kita berada selama terhubung dengan jaringan internet. Selain untuk pemantauan pemakaian serta kualitas pasokan energi listrik di gedung AAEnergy, EAS juga di lengkapi dengan beberapa fitur tambahan seperti peringatan dini apabila beban mencapai overload dan switch on/off by sms menggunakan ponsel apabila kita tidak tersambung jaringan internet. Untuk meningkatkan kualitas EAS akan terus dikembangkan dengan segala fasilitas yang disesuaikan dengan kebutuhkan kedepan. EAS sangat cocok untuk saving energy digedung AAEnergy, karena semenjak penggunaan EAS PT. Artho Ageng Energi dapat saving sebesar 33% dan ikut berperan serta dalam penghematan energi yang dicanangkan pemerintah. (wanto’08/metering division)

Hits: 76



Tagged as: , ,

Tinggalkan Komentar

Masukan Kode Disamping